Sarjono

sarjono. nama yang sederhana namun menjadi sebuah pertaruhan besar dari anak bangsa. sarjono yang lumpuh sejak kelas tiga SD. sarjono yang tetap bersemangat untuk menuntut ilmu meski dengan segala keterbatasan fisik yang ia punyai hingga untuk sekolah, ia harus digendong sang ibu. sarjono, yang merupakan sekian dari puluhan juta anak bangsa ini, berharap mampu merubah nasibnya di tengah gonjang-ganjing republik ini yang makin hari makin tidak jelas.

itulah sarjono, seorang anak dari sebuah sudut di republik ini, dari sebuah pojok di lampung selatan. saya menyaksikan  kisahnya di salah satu stasiun televisi tadi siang. betapa semangatnya, kisah hidupnya, cita-citanya begitu menginspirasi diantara sekian juta kisah duka di negri ini. seakan menjadi oase di antara tayangan soal pansus yang seakan-akan telah berhasil menggguli rating sinetron, bahkan menjadi tayangan utama, pokok pembicaraan di berbagai kumpulan.

seorang anak dengan cita-cita besar untuk mengubah nasibnya. yang rasanya patutu untuk mengilhami semua anak bangsa ini untuk mengubah keadaan bangsa ini.pantang menyerah untuk membawanya menjadi lebih baik meski dilakukan di tengah segala keterbatasan.

semoga cita-cita besar ini tidaklagi hanya menjadi mimpi kosong belaka.