Jangan remehkan…nyeri di kepala

 headache “Ah…hanya nyeri kepala biasa kok. Minum obat sebentar. Nanti juga membaik kok”. Lalu anda membeli obat di warung di dekat rumah anda dan berharap segera membaik. Baiklah mungkin anda benar namun bisa juga Anda salah.

Banyak kenyataan nyeri kepala yang seringkali diremehkan ternyata merupakan kesalahan yang fatal. Acapkali kasus menunjukkan nyeri kepala yang diabaikan merupakan petunjuk berharga mengenai suatu penyakit yang akhirnya harus menguras isi kantong Anda. Berkali lipat dari harga obat sakit kepala yang Anda beli di toko obat di warung dekat rumah Anda.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Jurnal Clinical Neurosurgery tahun 2006 disebutkan bahwa 30% kasus perdarahan otak atau dalam bahasa medisnya Subarachnoid hemorraghe pada awalnya disalahpersepsikan sebagai nyeri kepala atau migraine. Dan seringkali perdarahan jika tanpa riwayat trauma merupakan salah satu indikasi adanya pembesaran pembuluh atau aneurisma.

Ada sebuah kisah yang membuat saya berpikir beberapa kali ketika menemui kasus nyeri kepala. Ada seorang pemuda berusia sekitar 18 tahun yang sering sekali mengalami nyeri kepala. Namun karena berbagai alasan ia sering kali mengabaikan nyeri kepala ketika datang dan hanya membeli obat yang biasa dijual di toko obat. Suatu saat nyeri kepala itu menyerang hingga menyebabkan ia pingsan akibat rasa sakitnya. Dan ia pun dibawa ke rumah sakit. Hasil diagnosis menunjukkan bahwa ia mengidap tumor di otaknya dan harus dioperasi.

Jadi apa yang terbaik? Jangan pernah mencoba-coba jika Anda tidak tahu persis. Mungkin itu adalah jawaban singkatnya. Jika Anda mengalami nyeri kepala yang berulang atau nyeri yang sangat mengganggu Anda mungkin sudah saatnya Anda menemui dokter Anda untuk mendapatkan penjelasan mengenai sakit Anda. Apalagi jika nyeri itu disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah atau hingga menyebabkan Anda pingsan. Rasanya hal itu sudah mengharuskan Anda untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Sekali lagi jangan meremehkan nyeri yang ada di kepala Anda.

Sumber foto: Corbis