Anggodo, Century Dimana Kini

Minggu ini semua media ramai-rami memberitakan adanya markus di kantor pajak. Hampir tiap saat kasus Gayus Tambunan menghiasi pemberitaan mulai pagi, siang bahkan hingga dinihari. Mulai dari acara talkshow hingga news in depth. Yang mana kemudian kasus ini menuai banyak kontroversi di masyarakat.

Mulai dari Facebooker yang menggalang grup untuk menboikot membayar pajak sebelum kasus Gayus Tambunan ditangani secara serius hingga para pengamat, pelaku, bahkan konsultan perpajakan serta mantan pejabat di Dirjen Perpajakan yang meminta reformasi perpajakan dievaluasi dan diperbaiki karena tidak terbukti mampu menghilangkan para markus dalam kasus pajak.

Tapi adakah yang masih ingat tentang kasus Anggodo yang beberapa bulan lalu menghebohkan jagad berita di republik ini?! Anggodo yang pernah suatu waktu menjadi “common enemy” dalam kasus cicak versus buaya yang bahkan sampai Presiden turun tangan menengahi kasus ini, kemanakah dia? Bagaimana keadaanya? Anggodo yang percakapan teleponnya perlu dibawa ke Mahkamah Konstitusi karena dianggap tidak ada lagi lembaga penegak hukum yang bisa menanganinya, Anggodo yang dengan kasusnya menyebabkan rakyat ini terbelah antara percaya dengan institusi kepolisian serta memilih antipati dengan sepak terjang polisi, bagaimana kelanjutan kisah ancamannya yang akan menghabisi Chandra Hamzah seandainya dia jadi dimasukkan di tahanan polisi?

Atau lagi-lagi menunjukkan bahwa bangsa ini terkena amnesia massal?

Ataukah benar adagium yang mengatakan dalam tiga bulan berlalu bangsa kita akan mengalami amnesia massa? Kemanakah media? Sudah tidak lakukah nama Anggodo sebagai news maker?

Tentu semua masih ingat dengan kasus Century dengan penggelembungan bailout-nya. Century yang DPR menilai adanya kesalahan mulai dari merger hingga pengucuran dana 6,7T sebagai talangan untuk menyelamatkan bank ini meski akhirnya dana sebanyak itu tidak menyelamatkan bank ini bahkan hingga detik ini. Century yang bahkan menguras banyak energi seluruh rakyat ini. Berbulan-bulan Pansus bersidang menuntaskan kasus ini secara politik. Di titik akhir, setelah melewati berbagai isu tekanan mulai isu pajak hingga LC bodong seorang oknum sebuah partai bahkan isu reshuffle serta paripurna yang alot, DPR melalui voting menyetujui adanya kesalahan dalam pengucuran dana ke bank Century.

Bagaimanakah kelanjutan kasus ini? Bagaimana dengan nama-nama yang disebut dan ditengarai terlibat dalam pengucuran dana? Sejauh mana perkembangannya? Ataukah memang benar tengara Ruhut “Poltak” Sitompul bahwa kasus ini hanya akan masuk kotak?

Kemanakah suara keras yang mendukung penuntasan kasus ini? Kembali ke dunia nyatakah? Kembali ke kesibukan sehari-hari? Atau lagi-lagi menunjukkan bahwa bangsa ini terkena amnesia massal?

Kemanakah semua?! Entahlah…

Arief Rachman

2 thoughts on “Anggodo, Century Dimana Kini

  1. TaxParadiseByDewis

    ssebenarnya aku masih inget..hanya saja media massa hanya akan menjual berita yang dirasa bisa laku di pasaran. iya kan ? btw Temen2 yang perduli ilmu, ada info nie..sayang jika dilewatin…btw tlg sebar, sapa tahu ada yang bener2 ertarik tapi tidak tahu jika ada media kayak gini. Pengisian SPT adalah hal wajib bagi perusahaan, baik untuk menyetor PPh akhir tahun karyawannya, penghasilan badan itu sendiri, juga keperluan lainnya. Kesemua hal itu telah diatur dalam UU PPh no 36 tahun 2008 dan peraturan – peraturan penjelasnya. Namun, seringkali wajib pajak kurang memahami Undang – undang tersebut sehingga menimbulkan salah pencatatan maupun pembukuan yang pada akhirnya membuahkan sanksi atau denda yang merugikan perusahaan. Untuk itu tax paradise mempersembahkan workshop perpajakan dengan tema “pembukuan dan pencatatan” untuk memfasilitasi peserta dalam memahami dan mempraktekkan tentang pengisian SPT itu sendiri. Metode Pelatihan : Metode yang digunakan adalah, workshop, simulasi dan praktek. info di http://www.pajak-stan.com

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s