Secercah Harapan Bagi Pasien Tumor Otak

Selama ini tumor otak menjadi salah satu momok yang menakutkan diantara sekian banyak tumor. Mahalnya biaya pengobatan serta ketiadaaan jaminan pasca terapi bahwa tumor benar-benar akan sembuh ditambah lagi “blow up” dari media terhadap selebritis yang mengidap tumor otak makin membuat miris hati manakala mendengar nama tumor otak.

Namun sebuah berita membahagiakan datang dari Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Center dan Univesity of California, San Francisco, bahwasanya para peneliti di sana menemukan bahwa sebuah obat yang secara mengaggumkan untuk mematikan pertumbuhan glioblastoma baik dalam sel di laboratorium maupun dalam percobaan terhadap binatang.

“Kami terkejut dengan hasil studi preklinis ini”, kata Todd Waldman, MD, PhD, seorang pembantu profesor onkologi di Lombardi

Dalam percobaan, agen menempatkan sebuah rem terhadap sel kanker dan hasilnya tidak tikus coba yang mati akibat glioblastoma selama terapi.

Dalam laporannya per tanggal 15 Apri dalam Cancer Research, memberikan harapan terhadap obat, PD-0332991,  yang mampu menawarkan penanganan terhadap glioblstoma yang mana kanker otak yang paling sering sekaligus paling memamtikan. Sebuah tes klinis pada pasien dengan kanker otak yang kambuh sedang dalam pengembangan.

“Kami terkejut dengan hasil studi preklinis ini”, kata Todd Waldman, MD, PhD, seorang pembantu profesor onkologi di Lombardi. “Kami harap ini akan terbukti efektif terhadap kanker otak yang kurang efektif terhadap terapi”.

Karena obat ini tidak membunuh sel kanker dan hanya menghambat pertumbuhannya maka para peneliti lantas menggambungkannya dengan radiasi dan hasilnya jeuh melebihi jika obat ini hanya digunakan tersendiri. Lebih jauh mereka sukses menguji agen ini terhadap tikus yang mengalami glioblastoma yang kambih pasca terapi dengan temozolomide, sebuah kemoterapi standar terhadap pasien-pasien glioblastoma.

“Kami tidak tahu seberapa pengaruh agen ini pada penderita glioblastoma namun pada tikus kami melihat hasil yang mengagumkan, efeknya bertahan selama terapi selama masih diberikan,” kata  C. David James, PhD, seorang profesor bedah saraf di Universitas California.

Sumber: ScienceDaily

3 thoughts on “Secercah Harapan Bagi Pasien Tumor Otak

  1. Ronny R

    Terima kasih atas infonya, Saat ini saya memiliki kekasih yang sering kali mengalami pusing, mutah dengan tekanan dan juga beberapa kali kedapatan mimisan. Pemeriksaan pernah dilakukan dan dokter mendiagnosiis ada kemungkinan tumor di otak, dan segera dianjurkan melalukan second opinion dengan MRI. Namun kekasih kami tidak berani karena takut dan memilih diam dahulu. Mohon petunjuk apa yang seharusnya saya lakukan? dan bagaimana tindakan terhadap hal tersebut? terima kasih…Jawaban balasan dari bapak sangatlah berarti buat saya yang tidak tahu apa2 soal tumor di otak tersebut. Terima kasih, Tuhan memberkati

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s